{"id":976,"date":"2025-06-07T16:57:27","date_gmt":"2025-06-07T08:57:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/?p=976"},"modified":"2025-06-07T16:57:29","modified_gmt":"2025-06-07T08:57:29","slug":"penggunaan-akhiran-s-dan-es-untuk-orang-ketiga-tunggal-dalam-simple-present-tense","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/penggunaan-akhiran-s-dan-es-untuk-orang-ketiga-tunggal-dalam-simple-present-tense\/","title":{"rendered":"Penggunaan Akhiran s dan es untuk Orang Ketiga Tunggal dalam Simple Present Tense"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Penggunaan akhiran s dan es <\/strong>untuk kata ganti orang ketiga tunggal (He, She, It) dalam Simple Present Tense perlu dipelajari agar saat membuat kalimat dengan menggunakan Tenses ini, tidak terjadi kesalahan tata bahasa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di artikel kali ini, Englishqu akan membahas tentang penggunaan s dan es, dua akhiran yang digunakan setelah verb dalam Simple Present Tense.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penggunaan Akhiran S dan Es<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Akhiran S dan ES sesuai tata bahasa Inggris ditambahkan dalam SImple Present apabila subjeknya adalah kata ganti orang ketiga tungggal atau third person singular.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nah, yang disebut sebagai Orang ketiga tunggal adalah Pronoun He (Dia laki-laki), She (Dia perempuan) dan It (Dia benda). Dalam konteks ini, S dan ES digunakan untuk menerangkan dari fungsi orang ketiga tunggal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagaimana penggunaan S dan ES? dan bagaiamana perubahan akhiran kata kerja setelah ditambahkan s dan es? Simak aturan penggunaannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">ES digunakan pada Kata Kerja berakhiran s, o, ch, sh, x, dan z<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda sedang menyusun kalimat dalam Simple Present Tense dengan menggunakan subjek He dan She (Nama orang), It (Nama kota, hewan, tempat dan Noun lainnya), untuk kata kerja yang berakhir s, o, ch, sh, x dan z, berlaku <strong>penambahan es.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh kata:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Pass<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Kiss<\/li>\n\n\n\n<li><em>Go<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Watch<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Catch<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Wash<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Finish<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Fix<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Dan seterusnya.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh kalimat:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>He <em>pass<strong>es<\/strong> <\/em>my house every day (Dia melewati rumah saya setiap hari)<\/li>\n\n\n\n<li>She <em>go<strong>es<\/strong><\/em> to the book store every Saturday morning (Dia pergi ke toko buku setiap Minggu pagi)<\/li>\n\n\n\n<li>Bryan usually <em>watch<strong>es<\/strong><\/em> soccer in midnight (Bryan biasanya menonton bola pada tengah malam)<\/li>\n\n\n\n<li>Linda <em>wash<strong>es<\/strong><\/em> the cloths (Linda mencuci pakaian).<\/li>\n\n\n\n<li>Tony <em>fix<strong>es<\/strong> <\/em>the broken machine (Tony memperbaiki mesin yang rusak itu).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kata Kerja Berakhiran y<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kata kerja berakhiran y dapat menggunakan s dan es, namun penggunaannya begantung pada apakah huruf akhir dari kata kerja adalah huruf vokal atau konsonan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Menggunakan Akhiran S setelah Kata Kerja berakhiran y<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penggunaan akhiran S apabila huruf yang mendahului akhiran y adalah huruf vokal <em>(vowel)<\/em>, yakni a, i, u, e dan o. Contoh kata: <em>play, toy, lay, pay, say, deploy.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh kalimat:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>The United States <em>deploy<strong>s<\/strong> <\/em>troops to Kabul (AS menerjunkan pasukan di Kabul)<\/li>\n\n\n\n<li>He <em>play<strong>s<\/strong><\/em> soccer (Dia bermain bola)<\/li>\n\n\n\n<li>She <em>lay<strong>s<\/strong><\/em> on a pillow in her friend&#8217;s bedroom (Dia bersandar di bantal di kamar tidur temannya)<\/li>\n\n\n\n<li>The villain <em>toy<strong>s<\/strong><\/em> with his enemy in the movie (Penjahat itu mempermainkan musuhnya di film itu)<\/li>\n\n\n\n<li>Linda <em>pay<strong>s<\/strong><\/em> the bill (Linda membayar tagihannya).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/edusentris.com\/english\/grammar\/rumus-simple-future-tense-pengertian-dan-contoh-kalimat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Fungsi dan Penggunaan Simple Present Tense<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">ES setelah Kata Kerja Berakhiran y<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila huruf yang mendahului y adalah huruf konsonan (consonant) maka kita menggunakan es. Contoh kata: <em>Cry, Fly, Fry,<\/em> <em>Try, Carry<\/em> dan seterusnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contoh kalimat:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Baby cri<strong>es<\/strong> (Cry) loudly every night (Bayi menangis keras setiap malam)<\/li>\n\n\n\n<li>A bird fli<strong>es<\/strong> (Fly) over my house (Seekor burung terbang di atas rumah saya)<\/li>\n\n\n\n<li>My mom always fri<strong>es<\/strong> (Fry) fish for me every morning (Ibu saya selalu menggoreng ikan untukku setiap pagi)<\/li>\n\n\n\n<li>My dad carri<strong>es<\/strong> (Carry) a briefcase to work (Aya saya membawa tas ke tempat kerja).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penggunaan s sebenarnya lebih mudah karena banyak kata kerja yang cukup menambahkan s saja, namun melalui dua konteks penggunaan di atas maka pembaca dapat membedakan penggunaan 2 akhiran tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/pengertian-simple-present-tense-rumus-dan-contoh-kalimat\/\">Pengertian dan Rumus Simple Present Tense<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sehingga saat membuat kalimat Simple Present Tense untuk subjek orang ketiga tunggal, dapat menambahkan s atau es dengan benar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila Anda memiliki keraguan pada Grammar yang digunakan saat menerjemahkan dokumen Anda, Anda dapat memesan layanan <strong><a href=\"https:\/\/www.englishqu.com\/jasa-penerjemah-profesional\/\">Jasa Translate Englishqu<\/a><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jasa Penerjemah kami dapat menerjemahkan berbagai dokumen dengan cepat dan tepat, menekankan akurasi hasil terjemahan. Apalagi biayanya lebih murah dibandingkan jasa yang sama lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikian artikel Penggunaan s dan es untuk orang ketiga tunggal dalam Simple Present Tense untuk menambah wawasan grammar bahasa Inggris kita semua. Selamat belajar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penggunaan akhiran s dan es untuk kata ganti orang ketiga tunggal (He, She, It) dalam Simple Present Tense perlu dipelajari agar saat membuat kalimat dengan menggunakan Tenses ini, tidak terjadi kesalahan tata bahasa. Di artikel kali ini, Englishqu akan membahas tentang penggunaan s dan es, dua akhiran yang digunakan setelah verb dalam Simple Present Tense. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":977,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84,120],"tags":[41,134],"newstopic":[124],"class_list":["post-976","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-belajar-english","category-grammar","tag-bahasa-inggris","tag-orang-ketiga-tunggal","newstopic-belajar-vocabulary"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/976","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=976"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/976\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":978,"href":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/976\/revisions\/978"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/977"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=976"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=976"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=976"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.englishqu.com\/edukasi\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=976"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}