Artikel Jurnal merupakan artikel ilmiah yang sangat dibutuhkan sekarang ini, apalagi bagi akademisi, mahasiswa dan peneliti. Itulah mengapa translate artikel jurnal butuh jasa penerjemah profesional.
Artikel jurnal tidak hanya berisi saduran atas riset terdahulu, melainkan yang terpenting adalah artikel tersebut merupakan ide penulis, maksud dan tujuan penulis, metodologi serta hasil penelitian yang dilakukan dengan kerja keras penulis.
Oleh karena itu, kesalahan dalam menerjemahkan jurnal ke bahasa Inggris bisa berakibat fatal dan mengaburkan maksud dan tujuan penulis serta menghilangkan kredibilitas atas metodologi dan hasil penelitian.
Apalagi, jika penulis artikel hendak mengirimkan artikel tersebut ke penyedia jurnal terindeks Scopus dan Sinta, yang bisa secara otomatis ditolak.
EnglishQu pada artikel kali ini menyajikan informasi tentang mengapa artikel jurnal bahasa Inggris butuh penerjemah profesional yang dapat dijadikan pertimbangan pembaca dalam proses penerjemahan risetnya.
Mengapa Translate Artikel Jurnal Butuh Penerjemah?
Ada beberapa alasan mengapa pembuat jurnal memerlukan jasa penerjemah untuk artikel jurnal berbahasa Inggris.
1. Syarat Jurnal Terindeks
Bagi penulis artikel ilmiah pasti mengetahui bahwa salah satu syarat untuk submit artikel ke jurnal internasional adalah bahasa Inggris yang sesuai standar-nya.
Hal ini berarti apakah jurnal tersebut dikomunikasikan dengan baik dengan tata bahasa, tanda baca, pilihan diksi dan konteks yang tepat.
Apalagi jurnal terindeks Scopus yang memiliki persyaratan yang ketat terkait struktur, komunikasi dan konteks bahasa Inggris yang digunakan. Penulisan jurnal ilmiah tersebut akan terkesan tidak profesional.
2. Reputasi Penulis
Reputasi adalah elemen penting bagi seorang peneliti. Hilangnya reputasi seorang peneliti tidak hanya berkaitan dengan plagiasi, kesalahan dalam memilih metode penelitian, analisa data atau hasil penelitian, melainkan juga kesalahan dalam penggunaan bahasa.
Bayangkan jika artikel Anda sudah online dan dibaca banyak orang tetapi banyak kesalahan bahasa Inggris yang ditemukan dalam artikel.
3. Isi Jurnal Bisa Berubah
Jurnal translate secara serampangan atau dengan mesin penerjemah saja sangat fatal.
Hal ini karena kesalahan dan kurangnya ketelitian akan menyebabkan isi artikel berubah.
Di bagian pendahuluan misalnya, seorang penulis diharuskan memasukkan beberapa unsur penting, seperti masalah penelitian, ulasan penelitian terdahulu dan bedanya dengan riset penulis, keterbaruan (novelty), research gap dan tujuan penulisan.
Baca Juga: Jasa Review Jurnal Bahasa Inggris
Kesalahan penerjemahan bisa mengaburkan masalah yang peneliti angkat dan tidak dapat meyakinkan penyedia jurnal perbedaan penelitian yang peneliti lakukan dengan riset-riset terdahulu.
Di tambah lagi, novelty dan research gap tidak dapat dihadirkan secara jelas dan tujuan penelitian bisa berbeda dengan topik dan masalah yang diangkat.
Di bagian literature review dan penyusunan hipotesis juga bisa bermasalah. Penerjemahan juga seharusnya memperhatikan aspek plagiarisme. Jika diterjemahkan dengan mesin pencari dan tidak diperiksa dengan baik, bisa jadi hasil riset terdahulu dapat terbaca sebagai plagiasi di Turnitin.
Tidak kalah penting, metodologi dan hasil penelitian membutuhkan penerjemahan yang teliti. Kesalahan dalam penerjemahan dapat berdampak pada hasil penelitian yang tidak kredibel dan membingungkan bagi pembaca.
Itulah mengapa translate artikel jurnal membutuhkan penerjemah profesional yang memperhatikan elemen-elemen dalam artikel jurnal agar tidak terjadi kesalahan dari segi makna di setipa bagiannya.
4. Menggunakan Diksi Ilmiah
Sebagaimana level dan konteks penulisan dalam bahasa Indonesia, artikel jurnal bahasa Inggris membutuhkan pilihan diksi ilmiah.
Pilihan kata yang ilmiah penting untuk menunnjukkan bahwa artikel tersebut ditulis dalam bahasa Inggris bukan pada level beginner. Misalnya, ketimbang menggunakan to do (melakukan), dapat pula digunakan kata lain, seperti execute, implement, perform, yang disesuaikan dengan maksud dan konteks.
Baca Juga: Jasa Pencarian Artikel Jurnal Terindeks Scopus
Selain itu, pilihan kata penting untuk menempatkan penelitian ke dalam konteks formal, bukan informal. Perlu diperhatikan bahwa penulisan karya ilmiah harus menggunakan diksi yang ilmiah pula.
Nah, jurnal translate penerjemah profesional akan memperhatikan hal-hal tersebut, sehingga isi artikel tampak profesional.
5. Konteks Sesuai Bidang Ilmu
Hal lain yang menjadi alasan mengapa translate jurnal butuh penerjemah adalah menempatkan penelitian sesuai konteks bidang ilmu yang diteliti.
Terkadang, bidang Ekonomi, kedokteran, sosial dan bidang lainnya mengandung konteks yang berbeda dalam mengartikan kata dan frase di dalamnya. Misalnya, kata “interest” dalam bidang Sosial-Politik diartikan sebagai “kepentingan”, namun dalam bidang ekonomi dan bisnis bisa berarti “bunga” atau “hak kepemilikan.”
Contoh lainnya adalah kata “bank” dalam ekonomi diartikan sebagai bank tempat intermediasi keuangan, namund alam bidang ekologi atau geografi dapat diartikan sebagai tepi sungai.
Translate Artikel Jurnal Bahasa Inggris di EnglishQu
Dengan memesan Jasa Penerjemah Artikel Jurnal di EnglishQu, Anda bisa mendapatkan hasil terjemahan yang berkualitas.
Kami mengedepankan akurasi (grammar, tanda baca, diksi, konteks dll) dalam proses penerjemahan dengan waktu yang relatif lebih cepat dan harga yang relatif lebih murah.
Kami menerjemahkan artikel ilmiah untuk berbagai bidang studi, seperti kedokteran, hukum, Sosial-Politik, Humaniora, Ekonomi, Bisnis, Teknik, IPA, IPS dan bidang studi lainnya.
Tidak hanya hasil terjemahan terbaik yang Anda dapatkan, Anda juga bisa mendapatkan berbagai kemudahan, seperti format dokumen yang sama dengan aslinya (Ms. Word), tepat waktu dan gratis Revisi serta Abstrak.
Itulah mengapa translate artikel jurnal di EnglishQu akan memberikan Anda hasil yang sesuai dengan ekspektasi, cepat dan harga yang terjangkau.










Tidak ada Respon